6 Tips Agar Toilet Training Lancar dan Sukses

6 Tips Agar Toilet Training Lancar dan Sukses

Jasa Sedot Wc Bintaro Terbaik – Menerapkan toilet training pada seorang anak bukanlah hal yang mudah, apalagi usia anak yang masih belum sepenuhnya mengerti akan instruksi atau perintah yang diberikan tentunya membuat para orang tua merasa kesulitan dalam mengajarnya. Di sisi lain, penerapan toilet training memang harus dilakukan sejak usia dini atau usia mencapai kurang lebih 2 tahun, karena jika dilakukan pada usia yang lebih besar maka nanti setelah anda mencapai usia dimana yang seharusnya dia sudah tidak ketergantungan dengan popok namun masih saja membutuhkan popok karena belum sepenuhnya dapat mandiri menggunakan toilet.

Agar anak anda dapat sukses dalam penerapan toilet training, sebaiknya simak tips berikut

 

  1. Kesiapan

Persiapan anak dan orang tua tentunya harus diperhatikan saat menerapkan toilet training, mulai dari kesiapan fisik, tingkah laku, waktu dan lain sebagainya harus diperhatikan. Untuk penjelasan persiapan yang meliputi kesiapan orang tua dan anak bisa anda baca lebih jelasnya di 4 kesiapan anak dan orang tua yang dapat menunjang keberhasilan toilet training

 

  1. Perlengkapan yang Tepat

Tidak semua anak akan setuju ketika di dudukan di atas toilet yang terkadang beberapa diantaranya merasa takut dan menolak untuk didudukan di atas toilet, dan hak tersebut sudah menjadi hal yang lumrah karena ruangan toilet merupakan ruangan yang jarang dijumpai seorang anak dengan sendiri.

Agar anak merasa senang dan tidak keberatan saat di ajak duduk di atas toilet, maka anda dapat  mempersiapkan berbagai macam perlengkapan yang dapat membuat anak merasa tertarik seperti Potty seat dengan motif lucu, bangku dengan warna kesukaan, stiker lucu pada toilet dan lain sebagainya.

 

  1. Rutinitas

Mengajak anak sesering mungkin dalam mengikuti kegiatan toilet merupakan salah satu cara yang cukup efektif dalam mengajarkan anak agar terbiasa dengan toilet. Ajaklah anak anda untuk selalu mengunjungi toilet di tiap harinya dan usahakan di waktu waktu dimana seorang anak sering melakukan BAB dan BAK. Salah satu waktu yang tepat untuk mengajak anak ke dalam toilet untuk melakukan BAK adalah di waktu pagi hari saat ia baru bangun tidur, karena di waktu tersebut hampir semua orang dan termasuk anak kecil pasti ingin BAK saat bangun tidur pagi.

 

  1. Ajarkan Cara Melakukan dan Menggunakan Toilet yang Benar

Meskipun anak belum sepenuhnya mampu menggunakan toilet dengan mandiri, namun mengajarkan anak menggunakan peralatan toilet cukuplah penting. Meskipun anda tidak mengerjakannya dengan langsung, setidaknya anda membiarkan anak anda menyaksikan cara anda menggunakan peralatan di dalam toilet, maka dengan sendirinya si anak akan belajar dari apa yang dia lihat.

 

  1. Tunjukan Padanya Bahwa Anda Siap Mendampinginya

Ketika seorang anak merasa sedang diawasi dan didampingi oleh orang tua, biasanya seorang anak akan merasa lebih nyaman dan tenang saat melakukan berbagai hal. Tunjukan padanya bahwa anda selalu ada untuknya selama menerapkan toilet training. Bantulah anak anda agar lebih mudah dalam melakukan proses penerapan toilet training seperti melepas celana, melepas popok, menyalakan lampu pada malam hari dan lain sebagainya. Jika anak anda melakukan kesalahan, beri terus semangat dan arahan kepadanya dengan halus, hindari memarahinya karena hal tersebut dapat membuat anak merasa frustasi dan tertekan sehingga keberhasilan akan tertunda, dan begitu sebaliknya, jika anak anda memberikan tanda tanda keberhasilan kecil, maka pujilah dia agar si anak merasa semangat dalam penerapan toilet training.

 

  1. konsisten

Jika anda sudah memutuskan untuk mengajarkan anak toilet training maka konsistenlah dengan keputusan yang telah anda buat. Jangan hanya melakukannya di siang hari saja, namun pastikan juga anda melakukannya pada malam, siang dan pagi hari agar kesuksesan dalam penerapan toilet training dapat menuai hasil sesuai dengan apa yang diharapkan.

Demikianlah penjelasan tentang tips agar toilet training dapat berjalan lancar dan sukses, semoga dapat bermanfaat dan membantu.

4 Kesiapan Anak dan Orang Tua Yang Dapat Menunjang Keberhasilan Toilet Training

4 Kesiapan Anak dan Orang Tua Yang Dapat Menunjang Keberhasilan Toilet Training

Jasa Sedot Wc Bintaro Terbaik – Kesuksesan toilet training ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh cara anda menerapkan pembelajaran yang akan anda berikan kepada anak anda melainkan, juga anda harus memperhatikan berbagai macam hal dasar yang mempengaruhi keberhasilan seorang anak dalam menggunakan toilet.

Ada berbagai macam hal dasar yang harus anda perhatikan saat menerapkan toilet training mulai dari usia, situasi, perilaku dan lain sebagainya harus diperhatikan dengan seksama apakah anak sudah siap untuk melakukan toilet training.? Pada dasarnya, seorang anak biasanya siap melakukan toilet training pada usia kurang lebih 2 tahun karena pada saat usia tersebut, seorang anak sudah mulai mengerti dengan berbagai macam hal dan instruksi kecil yang kita berikan kepadanya.

Jika anak anda sudah mulai memberikan tanda tanda tersebut, maka seharusnya anda sudah memulai menerapkan toilet training pada anak anda. Meskipun hal tersebut tidak akan memberikan hasil yang spontan namun pada usia tersebut fisik anak lebih mudah diatur dibandingkan dengan nanti saat ia memasuki usia yang lebih besar.

Saat anda hendak menerapkan toilet training, sebaiknya anda sudah memastikan bahwa anak sudah menunjukan kesiapannya dalam mengikuti toilet training. Tidak hanya anak saja yang harus diperhatikan kesiapannya, karena orang tua juga harus diperhatikan kesiapannya, apakah orang tua sudah siap dalam mengajarkan anaknya karena jika seorang anak sudah siap namun orang tuanya tidak maka semuanya akan sia sia. Lalu apa saja persiapan yang dibutuhkan.? Berikut penjelasannya.

 

1. Kesiapan Fisik

Kesiapan fisik dari seorang anak yang siap mengikuti toilet training biasanya ditandai dengan jarangnya dia BAB dan BAK. Anak yang telah siap toilet training biasanya ditandai dengan popok yang selalu kering selama kurang lebih 4 jam dan hal tersebut disebabkan oleh kemampuan otot panggul yang sudah menahan rasa BAB ataupun BAK.

 

2. Kesiapan Perilaku

Perilaku anak yang sudah siap toilet training biasanya ditandai dengan perilaku anak yang kerap kali menolak jika dikenakan popok karena membuatnya merasa risih jika popoknya basah atau kotor.

 

3. Kesiapan Kognitif

Apabila anak anda sudah mampu mengungkapkan bahwa ia sedang BAB ataupun BAK maka seharusnya anda sudah memulai mengajarkan toilet training pada anak anda.

Baca juga Keluhan Pengguna Toilet Umum Yang Wajib Pemilik Toilet Ketahui

 

4. Kesiapan Orang Tua

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa kesiapan orang tua juga harus sangat diperhatikan, pastikan bahwa anda sedang memiliki waktu luang dan tidak merasa terburu buru karena jika kita menerapkan toilet training secara buru buru pastinya anak akan sangat sulit untuk mengerti dan memahami apa yang sedang kita ajarkan. Ajarkanlah ank anda secara perlahan dan tenang agar si anak dapat merasa nyaman dan mudah mengerti akan instruksi dan pelajaran yang sedang anda terapkan.

Jika anak melakukan kesalahan selama pelajaran, nasehatilah dengan lembut, jangan membentaknya karena membentak anak saat melakukan kesalahan hanya akan membuat anak merasa tertekan sehingga pelajaran pun menjadi terhambat, begitu pula jika anak memberikan tanda tanda keberhasilan maka pujilah ia dengan kata kata manis agar si anak merasa lebih semangat dalam meneruskan pelajaran yang sedang anda ajarkan.

Itulah beberapa kesiapan anak serta orang tua yang harus diperhatikan saat menerapkan toilet training. Jika anak dan orang tua sudah sama sama siap maka pastinya penerapan toilet training sudah dapat dilanjutkan.